Tampilkan postingan dengan label Tips Sepeda Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Sepeda Motor. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 November 2011

Cara Hitung Klep Ekuivalen Jupiter Mx


Seiring dengan berkembangnya teknologi untuk meningkatkan tenaga motor namun tetap irit bahan bakar. Jumlah klep per silinder pun juga semakin banyak, dari yang awalnya hanya 2 buah per silinder dan terdiri dari 1 klep in dan 1 klep out.

Kini bertambah jadi 3 klep, 4 klep, 5 klep bahkan 8 klep per silindernya. Ini bertujuan agar pencampuran bahan bakar dengan udara bisa semakin baik. Motor di Indonesia yang telah menganut multi klep ada Yamaha Jupiter MX135LC, Suzuki Satria Fu, Honda CBR dan motor cina. Pada penasaran tidak,setara berapakah ukuran klep pada mesin multi klep dengan mesin 2 klep.

Kita ambil contoh Yamaha Jupiter Mx 135LC yang telah mengaplikasikan 4 klep per silindernya. 1 klep in Jupiter Mx berukuran 19,5mm dan 1 klep out 17mm. Cara menghitungnya bukan di kali 2 ya, jadi bukan 19,5mm x 2 = 39mm, hasilnya besar banget kan dan tidak mungkin motor harian dengan kapasitas mesin kecil menganut ukuran sebesar itu, peak powernya mau ditaruh diputaran berapa?ya kan?
Hehehe..yuk kita hitung dengan rumus yang benar. Kita akan mencari klep ekuivalen Jupiter Mx untuk head 2 klep.
Rumus klep ekuivalen :

2 x akar( luas klep (in atau out) / 3,1416)

karena kita belum tahu luas total klep, kita cari dahulu luas klep in dan klep outnya ya.

rumus luas klep :

2 x 3,1416 x (Diameter klep/2)2


maka luas klep in : 2 x 3,1416 x (19,5/2)2 = 597,2967 mm persegi dan

luas klep out : 2 x 3.1416 x (17/2)2 = 453,9612 mm persegi


luas klep sudah kita ketahui, maka ukuran klep ekuivalennya adalah


klep in : 2 x akar(597,2967 / 3,1416) = 27,57716446627535 dibulatkan jadi 28 m

klep out : 2 x akar(597,2967 / 3,1416) = 24,04163056034262 dibulatkan jadi 24 mm


Jadi,ukuran klep standar Jupiter Mx setara 28/24 pada head 2 klep

Deteksi Kerusakan Motor Injeksi

Motor dengan sistem Fuel Injection sudah mulai banyak kehadirannya di Indonesia melalui ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek). Diawali dengan kehadiran Honda Supra X 125 PGM-FI pada kategori bebek, lalu Suzuki Shogun 125 FI juga ikut terjun. Yamaha Vixion menjadi pelopor injeksi pada kategori sport dan dikuti oleh Honda CBR250r dan New CBR150r. Honda PCX di segmen matik.
Dari 6 varian injeksi tersebut, Yamaha Vixion menjadi raja injeksi karena banyak berseliweran di jalan. Menyandang sistem pengabutan injeksi tentunya banyak sekali sensor yang tertanam di motor. Tentunya jika suatu saat bermasalah akan ribet untuk mengeceknya tapi tenang tak perlu khawatir, terutama bagi anda pemilik Yamaha Vixion.

Di Speedometer sudah terdapat panel lampu yang memberikan informasi dibagian mana saja kerusakan terjadi. Caranya cukup memperhatikan banyaknya kedipan lampu panelnya (lampunya genit ya...hehehe), tak hanya banyaknya kedipan yang harus diperhatikan tapi interval kedipannya juga. Langsung saja ke contohnya, jika kedipan lampu menyala 1 kali selama 1 detik dan 6 kali selama 1/2 detik, maka kerusakan terjadi pada Throttle Position Sensor. Untuk lebih lanjut, silakan lihat tabel yang telah disediakan. ^_^



Daftar Kapasitas Oli Shock Depan

Daftar Kapasitas Oli Shock Depan


Shock absorber atau shock breker yang punya nama pendek shock memiliki tugas yang sangat penting dalam kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Tugasnya adalah menjaga stabilitas ketika sedang berkendara dan mengurangi getaran yang ditimbulkan dari gerakan roda, velg, swing arm, rider, mesin dan rem. Namun apa jadinya jika kinerja shock tidak bagus lagi, terutama shock depan? Dipastikan redaman jadi berkurang sehingga kenyamanan saat berkendara akan berkurang jauh.
Solusinya pasti akan mengganti part dalam shock yang sudah minta jajan, seperti per dan oli shock. Mengganti oli shock depan dengan yang baru, jangan asal saja. Takaran oli shock depan harus sesuai kapasitas yang dianjurkan untuk masing-masing motor agar redaman shock jadi sempurna. Tidak keras dan tidak terlalu lembut, intinya bisa membuat kita nyaman deh. Jadi ada baiknya mengisi oli shock depan jangan pakai ilmu kira-kira. Pakailah gelas ukur dan banyak sedikitnya disesuaikan dengan tabel yang telah OM sediakan.

Contohnya Kawasaki Blitz. Oli shock yang baru,dimasukan terlebih dahulu ke gelas ukur. Di tabel kapasitas oli shock depan, standarnya Kawak Blitz adalah 62ml maka tuang oli shock yang baru ke gelas ukur sebanyak 62ml(lebihin 1-2ml ya karena 1-2ml pasti nempel digelas ukur ketika dimasukan ke shock).



Panduan Ganti Ban


Mau ganti ban yang lebih lebar? atau mau ganti yang lebih kecil? Tentu sah-sah saja jika anda ingin mengganti ban dengan ukuran yang sesuai dengan style anda. Tapi ada yang perlu diperhatikan saat ingin mengganti ban, yaitu cocok atau tidak ban yang akan dipasang ke velg. Langsung saja ke contohnya, ban dengan ukuran 100/80-17 tidak akan cocok dengan velg ukuran 1.20 x 17 karena bibir velg terlalu kecil sehingga ban tidak masuk ke velg.

Ada 4 kategori kembangan tapak ban setelah dipasang ke velg, yaitu pas, oke, bulat, kotak dan tidak cocok.
Pas, artinya sesuai antara ukuran ban dengan velg yang dipasang. Kategori Pas permukaan bannya menapak sebagian besar ke aspal dan hanya menyisakan sedikit permukaan ban yang tidak bergesekan dengan aspal.
Kategori Pas sangat bagus untuk handling dan kstabilan karena permukaan bannya menapak semua tapi tentu saja dibalik keuntungannya pasti ada kerugiannya, yaitu akselerasi maupun top speed berkurang lantaran
bidang permukaan yang bergesekan dengan aspal jadi lebih banyak, ujung-ujungnya bisa boros bensin. Untuk menikung, kategori Pas tidak begitu cocok karena permukaan bannya hampir tidak bersisa untuk menikung rebah dengan sudut yang berlebihan.

Menikung rebah dengan sudut agak diluar normal membutuhkan bidang luar permukaan ban yang cukup karena akan bergesekan dengan aspal. Tidak kebayang kan jika nikung rebah tapi tidak ada permukaan ban untuk bergesekan dengan aspal, bisa gedubrak. Kategori Oke, ban bisa terpasang dan baik untuk nikung, mau rebah dengan sudut ekstreem maupun nikung biasa. Memiliki permukaan ban yang tidak bergesekan dengan aspal dan bidang yang bergesekan hanya ada ditengah. Kategori ini cocok untuk mengejar akselerasi, top speed maupun untuk menikung, namun untuk handling tidak begitu bagus karena bidang yang bergesekan hanya ada ditengah sehingga bidang permukaan ban yang mencengkram aspal juga tidak sebanyak Kategori Pas.
kategori ban "oke"

Kategori Bulat mempunyai banyak bidang permukaan ban yang tidak. Kategori Kotak juga hampir sama seperti Bulat, tidak direkomendasikan karena permukaan ban semuanya menapak aspal bahkan kurang dan menjadikan ban menjadi bentuk kotak yang bukan nama band itu ya. Kategori Tidak cocok, yang ini sudah jelas karena artinya ban tidak bisa masuk ke velg yang akan dipasangi. Untuk lebih jelasnya silakan lihat tabel.

Velg 1.20 x 17"

2.00-17 = 50/90-17 ==> oke
2.25-17 = 60/90-17 ==> pas
2.50-17 = 70/90-17 ==> oke
2.75-17 = 80/90-17 ==> bulat
3.00-17 = 90/80-17 ==> tidak cocok
3.50-17 = 100/80-17 ==> tidak cocok
4.00-17 = 110/80-17 ==> tidak cocok
120/70-17 ==> tidak cocok


Velg 1.40 x 17"

2.00-17 = 50/90-17 ==> kotak
2.25-17 = 60/90-17 ==> oke
2.50-17 = 70/90-17 ==> pas
2.75-17 = 80/90-17 ==> oke
3.00-17 = 90/80-17 ==> bulat
3.50-17 = 100/80-17 ==> tidak cocok
4.00-17 = 110/80-17 ==> tidak cocok
120/70-17 ==> tidak cocok


Velg 1.60 x 17"

2.00-17 = 50/90-17 ==> tidak cocok
2.25-17 = 60/90-17 ==> kotak
2.50-17 = 70/90-17 ==> oke
2.75-17 = 80/90-17 ==> pas
3.00-17 = 90/80-17 ==> oke
3.50-17 = 100/80-17 ==> bulat
4.00-17 = 110/80-17 ==> tidak cocok
120/70-17 ==> tidak cocok


Velg 1.85 x 17"

2.00-17 = 50/90-17 ==> tidak cocok
2.25-17 = 60/90-17 ==> tidak cocok
2.50-17 = 70/90-17 ==> kotak
2.75-17 = 80/90-17 ==> oke
3.00-17 = 90/80-17 ==> pas
3.50-17 = 100/80-17 ==> tidak oke
4.00-17 = 110/80-17 ==> bulat
120/70-17 ==> tidak cocok


Velg 2.15 x 17"

2.00-17 = 50/90-17 ==> tidak cocok
2.25-17 = 60/90-17 ==> tidak cocok
2.50-17 = 70/90-17 ==> tidak cocok
2.75-17 = 80/90-17 ==> kotak
3.00-17 = 90/80-17 ==> oke
3.50-17 = 100/80-17 ==> pas
4.00-17 = 110/80-17 ==> oke
120/70-17 ==> bulat


Velg 2.50 x 17"

2.00-17 = 50/90-17 ==> tidak cocok
2.25-17 = 60/90-17 ==> tidak cocok
2.50-17 = 70/90-17 ==> tidak cocok
2.75-17 = 80/90-17 ==> tidak cocok
3.00-17 = 90/80-17 ==> kotak
3.50-17 = 100/80-17 ==> oke
4.00-17 = 110/80-17 ==> pas
120/70-17 ==> oke


Kategori ban "Pas"

Kamis, 06 Oktober 2011

Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.12

Hello Friends,


You’re the guy that’ll be sneaking out of your bedroom at three o’clock in the morning to look at your bike. ~Paul Teutul, Sr., American Chopper, “Billy Joel”

Part.11 A. Painting

Yaa balik lagi dengan update dari part sebelumnya. Setelah body halus dan rata, berarti sudah siap untuk lanjut ke langkah berikutnya yaitu Painting atau pengecatan. Pengecatan sebenarnya hal yang paling mudahkarna bukan kita sendiri yang ngerjain tapi Bengkel Cat, bagus sih kalo loe juga bisa ngecat sendir berhubung gw gak punya alat cat seperti compressor, paint gun, dll jadi gw percayakan aja ke ahlinya di bengkel cat, tapi tetap jangan jadi biker yang “manja”, coba ikutan bergabung dengan ahlinya dibengkel itung-itung belajar.


Contoh buku panduan warna

Langkah pertama yaitu pilih warna bisa pilih langsung dari color chart atau bisa bawa contoh warna sendiri Karna motor Yamaha V-ixion ini di stnk berwarna Merah, jadi gw pilih warna merah juga, gw tidak suka warna yang ngejreng (terlalu terang) jadi dipilihlah warna merah maroon yang agak gelap.

setelah itu pengecetan kondisi body, untungnya body kita sudah halus dan siap untuk dicat (baca Part.11) karena body yang dibilang sudah siap untuk naik ke pengecatan adalah body yang permukaanya sudah rapih, halus dan tidak bergelombang, jadi hasil finishing kita pada Part.11 akan menentukan hasil pengecetan juga, jadi bro semua yang sedang dalam tahap finishing sebaiknya kerjakan dengan hati-hati dan jangan terburu-buru, santai aja yang penting rapih karna akan terjawab seteleah melewati proses pengecetan. Proses lain dalam pengecatan adalah coating / vernis, amplas halus dengan air (wet sanding), dll.

Body Parts yang sudah di Cat.


Sebagian parts yang udah di cat.


Buntut dan Lampu belakang Yamaha R6

Part.11 B. Reassembly

Semua sudah selesai di cat, yang pasti udah kering 100%, saatnya pasang kembali semua dimotor,Berikut beberapa foto-fotonya:


Tampak samping, lampu depan dan belakang belum terpasang.



Another view.. sejauh ini gw puas dengan hasilnya.

Okeyy segitu dulu updatenya, see you at Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.14 (Gak ada Part.13). Part.14 apa yang kita bakal bahas? mungkin update foto-foto terbaru yang lebih jelas atau mungkin kita test ride!..

Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.11

Hello Friends,

Part.11 Finishing

Proses finishing bisa dibilang proses akhir dalam suatu pembuatan body sebelum masuk ke proses pengecetan. Proses finishing menurut gw adalah proses tersulit dan terkotor dalam semua proses yang udah kita lewati tetapi proses ini adalah proses penentuan hasil akhir dari karya yang kita nantinya. Semakin baik dan semaikin detail kerja kita dalam proses finishing ini dijamin hasil akhir dari pengecatan akan sempurna.

Persiapan penuh dan alat pelindung akan sangat di butuhkan karna kita akan banyak bergelut dengan debu-debu halus dari dempul dan fiber yang akan diamplas, disarankan untuk dikerjakan di tempat yang sangat terbuka.

Dalam proses finishing ada beberapa langkah seperti:
1. Pengamplasan, menggunakan amplas (sandpaper) yang kasar.
2. Dempul (filler), menutupi bagian-bagian yang kasar dan berlubang, sangat baik untuk pembentukan.
3. Setelah dempul kering, gunakan amplas kasar untuk membentuk.
4. setelah permukaan rata, bisa dilanjutkan dengan mengamplasnya menggunakan amplas halus.

Dempul ada beberapa macam, yang umum adalah dempul kayu dan dempul besi, untuk project kita ini yang pasti kita gunakan dempul besi yang biasa dipakai untuk body filler pada Mobil & Motor, dapat dibeli dengan mudah di toko material terdekat.

Bagaimana Cara Mendempul? Berikut Tutorial Singkat cara cara menggunakan dempul.

Bahan yang harus disiapkan:
1. Dempul: Mereknya bermacam-macam bisa didapatkan di toko material
2. Pengeras Dempul: Satu paket dengan dempul atau dapat dibeli terpisah.
3. Alat perata dari plastilk: Kurang jelas dengan nama alat ini, biasanya dapet satu paket dengan dempul.
4. Lap: Kain untuk membersihkan permukaan dari debu
5. Tatakan rata: pastikan berpermukaan rata, digunakan untuk mencampur dempul dan pengeras.
6. Sarung tangan & Masker: Penting untuk pengamanan dari debu dan lengket.
7. Amplas (SandPaper) Besi : Digunakan untuk menghaluskan permukaan.


Alat dan bahan yang akan digunakan

Persiapan:
Dempul akan mengeras dengan cepat, kira-kira 25 menit setelah di campur dengan pengerasnya.
Persiapkan body part fiber kita dan amplas halus sebelum menggunakan dempul diatasnya pastikan
permukaan sudah bersih dari segala debu dan kotoran, gunakan kain pembersih.

Fiberglass sebenarnya ringan tapi nanti bobot akan bertambah setelah menggunakan dempul di seluruh
permukaan, jadi pastikan agar tidak menggunakan dempul terlalu banyak karna akan menyebabkan bodykit
fiber loe jadi berat.

Mencampur Dempul dan Pengeras:
Penyampuran dempul dan pengeras ini hampir sama seperti takaran penyampuran resin dan catalyst, untuk
lebih pastinya coba baca petunjuk penggunaan pada kemasan dempul.

Setelah dicampur, dempul akan berubah warna, ada yang kuning dan yang hijau tergantung merek dempul.
Dempul yang sudah tercampur untuk digunakan kurang lebih 25 menit, jangan campurkan terlalu banyak karna akan membuang dempul dengan percuma.

Gunakan Alat perata untuk mencampur.


Dempul yang telah tercampur rata dengan pengeras.

Mulai Mendempul:
Setelah campuran siap, ratakan dempul pada permukaan bodykit, tipis dulu aja dan coba tutup bagian yang
tidak rata terlebih dahulu. Dalam bagian ini butuh pengalaman, coba terus sampai bisa. Keringkan kurang lebih 1 jam.


Beberapa bagian body kit Yamaha R6 yang sudah didempul.

Membentuk Dempul:
Jangan lakukan langkah ini sebelum dempul mengering, loe bakal mulai dari awal kalo membentuk dempul yang belum kering. Cara mengecheck dempul sudah kering atau belum adalah dengan cara menyentuh dengan tangan, kalau masih terasa basah dan lembab berarti dempul masih belum kering dengan sempurna, keringkan lagi di belakang Air Conditioner (AC) atau pada matahari.

Gunakan amplas besi yang kasar untuk membentuk permukaan dempul, amplas dan amplas lagi sampai gilaaa..setelah merasa sudah halus, bisa lanjut ke bagian lain jangan lupa gunakan kain untuk membersihkan permukaan. Apabila masih ada bolong2x kecil pada permukaan bisa ditutup dengan dempul pada proses berikutnya.


Yamaha V ixion yang akan terlahir kembali berbody Yamaha R6, sehalus kulit bayi.

Pengamplasan:
Amplas kasar digunakan untuk menghaluskan awal, iya memang akan muncul garis-garis halus pada permukaan, ngak apa karna ini baru langkah pertama pengamplasan. Amplas halus digunakan setelah proses diatas, amplas terus sampai halus dan licin.

Mendempul sebenarnya adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran yang tinggi, secara teknis mendempul adalah pekerjaan yang simple dan tidak terlalu sulit, coba aja pasti loe bisa.

Untuk proses finishing ini sebaiknya jangan terburu-buru untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Ok bro semoga bermanfaat dan Good Luck buat project masing-masing.

Ok brow.. See you at Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.12

Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.10

Hello Friends,

Kita udah sampai diposisi Part.10, selagi body sedang dihaluskan dan dirapihkan dengan dempul dan sebelum kita masuk ke pengecetan, kita bisa coba buat konsep warna body & sticker decal di Yamaha Vixion kita ini. Berikut beberapa design body paint & decals.


Kombinasi Merah & Hitam, warna standard R6 Merah dengan sticker Yamaha dan YZF R15 di samping dan depan.


Kombinasi warna Red & Black hampir sama dengan diatas tapi ditambahin decal Design 4 Life, Design 4 life tuh apa ya? jawabnya ada dibawah.


Kombinasi Warna Merah, Putih & Hitam..Stnk Merah kayaknya ngak masalah dengan warna ini.
Gak usah banyak2x buat konsep warna karna bisa bingung milihnya, yang penting standard2x aja dan gak terlalu rame, untuk warna merahnya gw pake warna merah yamaha.
Berikutnya decals yang gw design untuk motor Yamaha Vixion kita ini:


Decal Yamaha, letaknya difairing bagian bawah : untuk sticker decal yang satu ini gampang banget dapetin, bisa dibeli di toko aksesoris motor atau yang jual sticker motor dipingir jalan.


Decal Yamaha YZF R15 versi gw sendiri beda dengan versi India & Prancis, yang penting masih ada “15″nya untuk Yamaha Vixion 150cc. Ada 2 option, kira2x cocok yang mana?


Decal Design 4 Life, ..i’ts my tag!. Simbol pribadi..
Ok segitu dulu updatenya, kalau lancar akhir bulan ini Project Yamaha Vixion kita ini akan selesai…. (kalo lancar lohh..) :)
see u at Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.11

Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.09

Hello Friends,

Tips & Tutorial Cara buat Spakbor Gantung

Kembali lagi nulis lanjutin proses selanjutnya. Di Part.09 ini gw siapkan tutorial cara-cara membuat Spakbor gantung seperti yang dipakai Yamaha R6 dan Yamaha YZF 150 (Vixionya Prancis)

Spakbor gantung pada Yamaha YZF150 (Vixionya bangsawan Prancis)


Contoh spakbor gantung pada Yamaha R6, Sexy..

Halaman ini berisi grafik dan photo yang banyak, jadi mungkin loadingnya agak butuh waktu, buat bro yang nanyain tentang bagaimana membuat tangki dan buntut Yamaha R6, prosesnya sama saja seperti tutorial berikut ini, tapi tahapnya lebih banyak, jadi tutorial simple ini bisa mewakili semua proses yang terlewat untuk di bahas dalam tulisan, tidak mungkin buat gw juga untuk menulis full seluruh tahapan, bisa sampai ratusan halaman :) paling tidak tutorial-tutorial singkat dalam blog ini gw tulis dan share untuk bro semua yang ingin coba-coba buat project FiberGlass Resin dan dapat dikembangkan menurut kreasi dan kreatifitas masing-masing, semoga berguna.

Tutorial kali ini bisa menjawab pertanyaan teman-teman yang menanyakan apa fungsi talk (powder) dan Mold Release karena pada tutorial ini, bahan2x tersebut akan dipakai.

Siapkan Alat & Bahan:

  1. Siapkan konsep disain.
  2. Komputer dengan software 3D (gw pake Lightwave 3D 8.0) ini digunakan untuk mempermudah pembentukan cetakan, bisa menggunakan dengan cara manual dengan cara membentuk langsung dengan penggaris dan pensil. Jadi penggunaan software 3D Modeling ini hanya optional saja.
  3. Resin, Catalyst (pengeras), Talc, FiberMat, Mold Release (Mirror Glaze), Kuas, dan pengaduk.
  4. Karton tebal, cutter, lem
  5. Siapkan juga waktu & Mental, jangan terburu-buru.

Ayoo kita mulai..

STEP 01. 3D Modeling Design

Seperti yang gw dah tulis diatas, untuk bentuk 3D konsep awal, gw pake Lightwave 3D, ini hanya optional aja, teman2x bias pakai cara manual juga dengan membentuk langsung karton dengan cutter untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan.

Untuk model spakbort gantung ada 2 part. Part A dan Part B

  • Part A: Gantungan yang nempel ke body belakang motor.
  • Part B: Kepala yang nantinya akan menempel lampu sein kiri & kanan, plat nomer dan lampu kucing.

Pelepasan Polygons dari 3D model, untuk menentukan part mana yang dilipat dan part mana yang akan dipotong, ini mempermudah pembuatan pola pada Step berikutnya

STEP 02. Layout Pola Print & Lipat.

Polygon yang sudah terlepas disusun lagi di software Macromedia Freehand (bias pake corel atau illustrator), usahakan ukuranya sudah 1:1.

Print pola yang sudah kita susun tadi. Untuk project ini gw pake karton biasa.

Hasil print pola tadi, bias langsung kita potong dengan menggunakan cutter atau gunting.

Langkah berikutnya, lipat hasil potongan pola tadi, contoh Part A dari spakbort gantung yang sudah dilipat. Kalau diperhatikan karena gw pake karton yang agak tipis jadi permukaan agak bengkok2x, ini bisa mempengaruhi hasil akhirnya, hal ini bisa disembuhkan dengan menempelkan karton tebal bekas dus, seperti gambar berikut dibawah ini.

Yang sudah dilapisi dengan katon bekas dus yang lebih tebal, permukaan sekarang sudah lurus dan rata.

STEP 03. Bermain dengan Zat Kimia

Olesi permukaan dalam karton dengan merata menggunakan Mold Release Wax (Mirror Glaze). Kalau ngak punya Mold Release wax ini bisa menggunakan wax lain seperti Vaseline tapi tidak direkomendasikan.

Persiapkan Resin, Catalyst dan Talc, Seperti ilustrasi diatas.

Campurkan resin dan talc secukupnya tergantung kebutuhan (bisa dikira-kira berapa yang bakal kepake)

Aduk rata campuran resin dan talc tadi : akan berubah menjadi “Gel” atau biasa disebut GelCoat, betul ngak?

Gel tadi kita campur lagi dengan catalyst atau pengeras, berapa tetes? Untuk campuran segelas plastic minuman mineral teteskan 8-9 tetes catalyst, jangan banyak-banyak karna kalo kebanyakan hasilnya akan pecah2x atau retak. Aduk yang rata.

Oleskan dengan rata pakai kuas ke dalam karton yang sudah dilapisi Mold Release tadi, tipis dulu aja gak apa…setelah kering bisa dilapisi lagi..kira2x sampai 3-4 lapis. Guna gel coat tadi adalah untuk mendapatkan hasil yang rata dan mulus.

Setelah dilapisi denga gel coat dan sudah kering, sekarang dilapisi dengan Fiber Mat + Resin. Biar kuat lapisin sampai 2 lapis FiberMat.

STEP 03. Finishing

Bagian yang menegangkan ketika akan membuka karton cetakan tadi, apakah berhasil atau ngak? Setelah dibuka ternyata hasilnya memuaskan, Mulus dan rata.


Part B yang juga sudah dibuka karton cetakanya, mulusss..

Langkah berikutnya, tinggal di potong sisa2x fibernya dengan gergaji besi atau gergaji listrik dan haluskan dengan amplas, siapkan diri untuk gatel2x kena debu fiber.

Part A & Part B dari spakbort gantung, sudah di bersihkan dan di rapihkan.

Pasang sein turn lights kiri dan kanan dan mata kucingnya…sambung Part A dan Part B dengan baut 4.

Dempul dikit abis itu di cat hitam…done! Hasilnya tidak jauh dari konsep kita jadi kita anggap berhasil.

Dari langkah langkah tutorial Resin Fiberglass diatas bisa digunakan untuk membuat project yang lebih besar, langkah2x diatas hanya basic aja dan semua pembuatan body fiber di Blog ini menggunakan langkah2x yang sama.

contoh yang sudah di pasang di vixion bodykit Yamaha R6. tinggal di bentuk dikit lagi biar tidak keliatan terlalu kotak.
Selamat mencoba…kreasi bebas tanpa batas!

See you at Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.10

Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.08

Hello Friends,

And hello to all bro bikers in Malaysia & India! Thank you for posting my blog on your web forums and sites for refference..
Beberapa users & owner dari situs-situs dibawah ini sudah memberikan link atau referensi design & gambar ke bukugambar.wordpress.com. Link dibawah sy dapat dari statistic blog ini.

Go and check them out too!
Malaysia:Malaysianbikers.com, Superbikemalaysia.com India: www.2wheelsindia.com Indonesia: indonesiaindonesia.com, infogue.com, kafemotor.org

Berikut foto2x test ride beberapa hari lalu:
0012.jpg
Handling ok & posisi duduk nyaman.. klik more untuk melihat full page.

0023.jpg
Maaf gw gak pake helmet…

0032.jpg
Aerodinamis…dan fungsional masih tetap menjadi yang utama dalam modifikasi.

004.jpg
Buntut Yamaha R6, gak ada kendala apa2x, semua terpasang dengan kuat tampa getaran.

005.jpg
Braket fairing agak longgar, harus sedikit di kencangkan dan dirubah kedudukan.

007.jpg
Kembali ke garasi untuk, kencangin baut dan bracket yang longgar.

006.jpg
Tampak depan, jarak fairing depan dan spakbort masih terlalu tinggi, harus di pendekkan biar gak ada gap yang besar, spakbort juga masih standardnya Yamaha Vixion jadi masih kekecilan.

008.jpg
Ban Battlax BT45 120 jadi keliatan kecil, mungkin ganti 140 bisa lebih pantes, swingarm jg mesti diganti, setelah body kelar baru kaki2x.

Di part ini, gw coba untuk test ride Yamaha Vixion dengan bodykit R6 di jalan raya & sekitar komplek rumah. Gambar ini kurang bagus karna diambil dari capturan video. Kesimpulan dari test ride ini adalah:
1. Gw ngerasa pas dengan body motor Vixion ini yang sudah sedikit gede dan kekar, handling dan belok juga ngak masalah, posisi duduk juga gak terlalu capek.
2. Dengan test ini gw juga bisa tau ada part2x dari body dan faring yang agak longar, jadi bisa di kencangkan lagi baut2xnya dan kedudukan.
3. Gw sempet isi bensin di Pom bensin, sempet jadi perhatian orang-orang dijalan dan ada juga yang nanya dikira ini moge.., Polisi sempet ngeliatin juga sambil melotot..
4. Untuk kaki2x akan segera dibuat lebih kekar lagi dengan menambah lebar ban dan swingarm belakang, spakbort depan juga nanti akan dibuat model Yamaha R6.

Segini dulu updatenya… see u at Modifikasi Yamaha Vixion design Yamaha R6 Bodykit Set Part.09